Two Phase Commit di Interbase

Two Phase Commit berguna untuk menjamin transaksi pada 2 database atau lebih (bisa beda server) pada status commit semua atau rollback semua.

Misalnya kita mau mengurangi saldo tabungan seseorang di database-1 kemudian dimasukkan ke database-2, berarti ada 2 proses yaitu mengurangi database-1 dan menambah database-2. Tiba-2 sebelum kedua proses selesai koneksi terputus, apa yang terjadi?

Kalo prosesnya mengurangi dulu baru menambah, jelas nasabah akan rugi dan protes karena saldonya hilang, sementara kalo prosesnya menambah dulu baru mengurangi maka nasabah akan diuntungkan dan koperasi/bank rugi.

Dengan adanya fitur Two Phase Commit kejadian seperti kasus diatas dapat dihindari, hanya ada dua kondisi transfer berhasil atau gagal. Saldo pindah dari database-1 ke database-2 atau tetap pada posisi semua bila ada masalah.

Two Phase commit ini juga sangat berperan dalam proses replikasi/sinkronisasi data antar database/antar cabang, sehingga dapat dijamin akurasi datanya.

Contoh implementasi Two Phase Comit pada coding delphi menyusul.

1 Comment to Two Phase Commit di Interbase

  1. ghozt says:

    ditunggu contoh nya… 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.